Detail Berita

Penyerahan Penghargaan Pajak Daerah Award Tahun 2021 oleh Bupati Mojokerto

31 December 2021 09:57 Admin Kecamatan Pungging Berita

Kamis (30/12/2021) siang hari,  Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Sekda Kab. Teguh Gunarko, serta Kepala Bapenda Mardiasih, menyerahkan hadiah dan trophy kepada nominasi wajib pajak, dalam acara tahunan Pajak Award 2021 di Pendopo Graha Majatama Kab. Mojokerto.

Dalam acara penghargaan tersebut Pemenang pajak daerah PBB-P2 buku I, II, III baku Rp. 3 miliar diraih oleh Kecamatan Pungging sebagai terbaik 1 (realisasi 86,46%), terbaik 2 Kecamatan Mojosari (realisasi 72,34%), terbaik 3 Kecamatan Trowulan (realisasi 69,40%), dan terbaik 4 Kecamatan Jetis (realisasi 69,39%).

Dan PBB-P2 buku I, II, III baku Rp 2 miliar diraih oleh Kecamatan Bangsal sebagai terbaik 1 (realisasi 85,22%), terbaik 2 Kecamatan Dlanggu (realisasi 76,78%), terbaik 3 Kecamatan Pacet (realisasi 75,83%) dan terbaik 4 Kecamatan Mojoanyar (realisasi 74,77%). Serta, PBB-P2 buku I, II, III baku Rp 1 miliar diraih Kecamatan Gondang sebagai terbaik 1 (realisasi 81,13%).

 

Penghargaan tersebut diberikan langsung Ibu Bupati kepada Kepala Daerah yang menjadi pemenang. Sebagai pemenang PBB-P2 buku I, II, III baku Rp. 3 miliar dan menjadi terbaik nomer 1, Camat Pungging (Drs. Mujib, MM) dalam wawancara setelah menerima penghargaan tersebut mengatakan, "Kecamatan Pungging bisa mendapatkan ranking tertinggi karena banyak hal. Salah satunya, mengolaborasikan Kecamatan, Desa, dan petugas Bapenda dalam pemungutan pajak. Satu desa ada satu pegawai yang ditugaskan dalam rayon pajak sehingga mereka efektif dalam melakukan penagihan. Seluruh kepala desa juga mendukung kami. Mereka menyiapkan para pemungut pajak, sehingga pemungutnya betul-betul efektif dilapangan yang berimbas pada pencapaian bisa lebih maksimal". 

Tak hanya tahun ini saja, selama lima tahun terakhir, Kecamatan Pungging selalu masuk lima besar dalam pencapaiannya. Ini menjadi indikator masyarakat Pungging memang patuh sebagai wajib pajak. Tak lupa mendekati hari pelunasan atau jatuh tempo pada September-Desember, pihaknyajuga sering melakukan evaluasi. "Evaluasi ini kami perlukan untuk melihat desa mana yang belum maksimal, disitu kami berikan arahan kepada mereka untuk lebih maksimal," tegas Camat Pungging (Drs. Mujib, MM).

 

Ibu Bupati juga berkata, “Pengumpulan pajak tidak lepas dari peran camat. Semua itu sangat berarti, terutama karena dana transfer dari Pemerintah Pusat untuk Pemda, jumlahnya berkurang karena ada pandemi. Maka dari itu, sektor pajak dan rertibusi menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang penting. Untuk tahun 2022 dan seterusnya, tolong berkreasi agar pendapatan lebih meningkat. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim pemungut pajak yang sudah bekerja dengan baik, terutama para wajib pajak,”.